GERAKAN LITERASI SEKOLAH

“LITERASI SEKOLAH dalam konteks GLS adalah kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas, antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/atau berbicara)

Pada setiap jenjang sekolah sedang digalakan gerakan literasi sekolah. Termasuk di SMP Negeri 1 Alian.

Tujuan  Gerakan Literasi Sekolah

Tujuan Gerakan Literasi Sekolah di antaranya:

  1. Menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah yang diwujudkan dalam Gerakan Literasi Sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat.
  2. Menumbuhkembangkan budaya literasi di sekolah
  3. Meningkatkan kapasitas warga dan lingkungan sekolah agar literat
  4. Menjadikan sekolah sebagaitaman belajar yang menyenangkan dan ramah anak agar warga sekolah mampu mengelola pengetahuan
  5. Menjagakeberlanjutanpembelajarandenganmenghadirkanberagambukubacaandanmewadahiberbagaistrategimembaca

Ruang Lingkup Gerakan Literasi Sekolah di SMP

  1. Lingkungan fisik sekolah

Maksudnya adanya ketersediaan fasilitas, sarana, dan prasarana literasi.

Di SMP Negeri 1 Alian telah disediakan panggung terbuka untuk media aktualisasi literasi dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Jawa, dan Seni Budaya.

  1. Lingkungan sosial dan afektif

Dukungan dan partisipasi aktif semua warga sekolah dalam melaksanakan kegiatan literasi SMP.Saat anak-anak tampil diharapkan partisipasi seluruh warga sekolah untuk ikut menyaksikan kegiatan yang dipentaskan di panggung. Selain Guru mata pelajaran, wali kelas sangat diharapkan berperan aktif untuk persiapan aktualisasi literasi tersebut.

  1. Lingkungan akademik

Adanya program literasi yang nyata dan bisa dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah.Program yang disusun oleh tim literasi di SMP Negeri 1 Alian sudah bisa terlaksana dengan baik walaupun masih ada kendala.

Tahapan Gerakan Literasi Sekolah di SMP

  1. Pembiasaan

Penumbuhan minat baca melalui kegiatan 15 menit membaca (Permendikbud No 23 Tahun 2015). Hal ini sudah diterapkan setiap hari pada jam pelajaran pertama selama 15 menit. Sebelumnya diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya didampingi oleh guru mata pelajaran pada jam pertama.

  1. Pengembangan

Meningkatkan kemampuan literasi melalui kegiatan menanggapi buku pengayaan. Dari tugas pembiasaan 15 menit, peserta didik diharuskan menulis rangkuman isi buku yang dibacanya. Pada setiap akhir semester rangkuman tersebut dilombakan dan diambil kejuaraan pada setiap jenjang kelas.

  1. Pembelajaran

Meningkatkan kemampuan literasi di semua mata pelajaran: menggunakan buku pengayaan dan strategi membaca di semua mata pelajaran. Sebagai contoh pada mata pelajaran Bahasa Indonesia ada pembelajaran pengembangan literasi. Peserta didik diharapkan mampu menyusun laporan hasil membaca buku fiksi dan nonfiksi.